Pengikut

Minggu, 05 Desember 2010

PENGERTIAN

Disampaikan pada Kongres Nasional I Protokoler Mahasiswa
Bumi Siliwangi, 7 Agustus 2010 / 27 Syaban 1431 H
Penulis : Puji Nur Firman, S.Pd
  • Organisasi adalah berkumpulnya individu-individu dalam suatu sistem untuk mencapai tujuan bersama.
  • Fithoh adalah ketentuan, ketetapan, tujuan awal untuk mencapai suatu cita-cita.
  • Kedudukan protokoler adalah kedudukan yang diberikan kepada seseorang untuk mendapat penghormatan, perlakuan dan tata tempat dalam acara/pertemuan resmi(pasal 1 ayat(6) PP Nomor 24 Tahun 2004)
  • Hak Protokoler adalah Hakanggota MPR, DPR, DPD dan DPRD untuk memperoleh penghormatan berkenaan dengan jabatannya dalam acara kenegaraan atau acara resmi maupun dalam melaksanakan tugasnya (Penjelasan Pasal 12 ayat (1.f), pasal 28.g, Pasal 49.e, Pasal 64.g, dan Pasal 80.g UU Nomor 22 Tahun 2003).
  • Penghormatan Protokol adalah pemberian penghormatan dan perlakuan sesuai kedudukannya adalah sikap protokol yang harus diberikan kepada seseorang agar dapat melaksanakan tugas/jabatan secara lebih berhasil guna dan berdayaguna, namun tidak boleh menimbulkan sikap mewah dan berlebihan yang memberatkan beban pemerintah (Penjelasan Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 1987)
  • Keprotokolan adalah norma-norma atau aturan-aturan atau kebiasaan-kebiasaan yang dianut dan/atau diyakini dalam kehidupan bernegara, berbangsa,pemerintahan dan bermasyarakat. (Kesepakatan peserta Rakertas Protokol Nasional tanggal 7-9 Maret 2004 di Jakarta dan Pasal 1 ayat (35) Perda Nomor 9 Tahun 2004 tentangKeprotokolan di Provinsi DKI Jakarta).
  • Protokoler adalah suatu julukan yang bersifat filosofis terhadap seseorang atau institusi yang melaksanakan ketentuan keprotokolan sebagaimana mestinya (H. Zaenal Arifin Habdullah).
    Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada perguruan tinggi tertentu (PP Nomor 60 Tahun 1999).
  • Suvitas Akademika adalah satuan yang terdiri atas dosen dan mahasiswa pada perguruan tinggi tertentu (PP NOmor 60 Tahun 1999).